Menu

Mode Gelap
Polsek Meliau Pastikan Aktivitas PETI di Pampang Dua dan Kuala Rosan Terhenti Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Sanggau Edukasi Pelajar SMAN 1 soal Tertib Berlalu Lintas Wakapolres Sanggau Tekankan Kesiapsiagaan dan Tertib Administrasi dalam Apel Pagi Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Dua Oknum Polisi di Riau Dicopot usai Marahi Korban Pemerkosaan Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah

News

Polsek Meliau Pastikan Aktivitas PETI di Pampang Dua dan Kuala Rosan Terhenti

badge-check

Polsek Meliau Pastikan Aktivitas PETI di Pampang Dua dan Kuala Rosan Terhenti Perbesar

SANGGAU, AWIsanggau.com – Polsek Meliau melakukan langkah mitigasi dan monitoring pasca aksi warga Desa Pampang Dua yang menggeruduk lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), membakar sebuah lanting tambang, serta menuntut penghentian seluruh aktivitas penambangan ilegal di wilayah tersebut.

Kegiatan mitigasi dan monitoring dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, sekitar pukul 14.00 WIB hingga selesai, sebagai tindak lanjut atas dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas), jajaran Polsek Meliau terlebih dahulu melakukan koordinasi bersama aparat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh adat di Desa Kuala Rosan.

Dari hasil koordinasi tersebut, seluruh pihak menyatakan dukungan terhadap langkah kepolisian untuk menghentikan segala bentuk aktivitas PETI di Desa Kuala Rosan maupun wilayah sekitarnya.

Selanjutnya, petugas melakukan pengecekan langsung ke lokasi aktivitas PETI di aliran Sungai Buayan yang melintasi Desa Pampang Dua dan Desa Kuala Rosan. Hasil pemantauan menunjukkan aktivitas penambangan ilegal telah berhenti.

Selain itu, peralatan yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas PETI diketahui mulai diangkut oleh masing-masing pemiliknya meninggalkan lokasi tambang.

Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan pascakejadian, Polsek Meliau juga melakukan pendekatan kepada Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sanggau sekaligus tokoh masyarakat Desa Pampang Dua, Fransiskus Taufik.

Dalam keterangannya, Fransiskus Taufik menyampaikan apresiasi kepada Polsek Meliau atas respons cepat dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait aktivitas PETI yang selama ini menjadi perhatian warga.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap langkah kepolisian dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif pasca aksi pembakaran lanting tambang oleh masyarakat Desa Pampang Dua.

Selama kegiatan mitigasi dan monitoring berlangsung, situasi di lapangan dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.

Berdasarkan hasil pemantauan Polsek Meliau, para pelaku PETI telah menghentikan aktivitas penambangan dan secara bertahap mengangkut seluruh peralatan mereka meninggalkan lokasi, sehingga diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Wakapolres Sanggau Tekankan Kesiapsiagaan dan Tertib Administrasi dalam Apel Pagi

21 Juli 2026 - 13:27 WIB

Kapolsek Pulogadung Minta Maaf Anggotanya Tolak Laporan Korban Perampokan

12 Desember 2021 - 21:07 WIB

Ilustrasi perampokan pengendara mobil. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Anies Punya Program Baru di YouTube, #daripendopo, Apa Itu?

12 Desember 2021 - 21:03 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan pada Pembukaan Jakarta Film Week 2021, Kamis (18/11) malam. Foto: Dok: Pemprov DKI Jakarta

Kang Emil Ungkap Penanganan Kasus Herry Wirawan Sejak Mei: Semoga Dihukum Mati!

12 Desember 2021 - 20:45 WIB

Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Coba Bobol Mesin ATM di Nanga Mahap, Kalbar

12 Desember 2021 - 20:41 WIB

Trending di News